Kalo pernah denger nama Bruce Lee atau nonton film Ip Man, kamu pasti nggak asing dengan seni bela diri yang satu ini. Yap, Wing Chun. Seni bela diri umumnya identik dengan gerakan yang keras, ya namanya juga membela diri. Tapi nggak demikian dengan Wing Chun. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut, yuk kenalan sama seni bela diri yang satu ini!

Filosofi Seni Bela Diri Wing Chun

bela diri wing chun

gambar: wingchunconcepts.com

Sayangnya nggak ada catatan resmi yang menuliskan sejarah seni bela diri Wing Chun, kapan dan siapa yang mendirikannya. Jadi informasi yang didapat hanya turun temurun dari guru ke murid-muridnya. Katanya sih, sengaja dilakukan seperti itu karena dahulu di Cina sedang terjadi perang, jadi kalo ketahuan siapa pendiri sebenarnya bisa dibunuh. Kalo menurut versi Ip Man sih, Wing Chun diciptakan oleh pendeta perempuan bernama Ng Mui di masa pemerintahan Kaisar Yung Cheng I. Jadi suatu hari Ng Mui ngeliat pertarungan ular sama burung bangau, terus dia terinspirasi dan mengkombinasikan dengan gerakan kungfu Shaolin. Tapi kan, pendeta umumnya laki-laki ya? 

Karakteristik Gerakan Wing Chun

bela diri wing chun

gambar: iwco.eu

Ibaratkan tubuhmu seperti sebuah bambu, tegas namun fleksibel. Nah, begitulah seni bela diri Wing Chun. Gerakannya mengkombinasikan penyerangan, pergulatan, dan pertarungan jarak dekat. Meskipun fokusnya pada penyerangan, tapi jangan remehin bentuk pertahanannya lho. Kecepatan dan ketepatan menjadi hal yang sangat penting. Kamu diharuskan melakukan gerakannya dengan serba cepat dan tepat ke titik sasaran lawan. Boleh dibilang, gerakan Wing Chun nggak memakai kekuatan karena gerakannya dilakukan berdasarkan refleks. Tetapi dengan begini, siapapun jadi bisa mempelajari Wing Chun. Lagi lemes gara-gara patah hati juga bisa! Eh…

Perkembangan Wing Chun di Indonesia

gambar: guinnessworldrecords.com

Di Indonesia, Wing Chun muncul pada tahun 1970-an. Nah yang mengembangkannya ternyata juga temen satu latihan sama Bruce Lee lho! Namanya Sifu Kang Sin Sin (Kwong San San). Awalnya mendiang Kang Sin Sin melatih Wing Chun di Bandung pada 1970-an, dilanjutkan ke Jakarta pada 1980-an kemudian ia membuka kelas di Banjarmasin. Sekarang seni bela diri Wing Chun dapat dengan mudah kamu temui di berbagai daerah lho. 

Udah ya, segitu dulu aja kenalan sama Wing Chun. Kalo kamu tertarik mempelajarinya, tinggal buka aplikasi STRONGBEE terus ketik “wing chun” di search boxnya, tinggal booking deh kelasnya!

Leave a Reply